Info Sekitar Kita

Ads 730 x 90

Konfigurasi Telnet di Client (Part II)


Lanjut dari posting Konfigurasi Telnet di Server (Part I)
Sekarang adalah konfigurasi Telnet di Client.

Disini saya menggunakan Windows 7 sebagai Client.


Pertama, kita nyalakan dulu fitur telnet client di windows 7
caranya adalah:
Control Panel > Programs > Programs and Features
Setelah masuk di Programs and Features lalu ente klik
Turn Windows features on or off



Centang di Telnet Client.
Lalu klik ok.
Tunggu beberapa saat. Ente bisa memakan sedikit cemilan yang telah ente siapkan tadi.



Lalu setting ip client.
Masukan Default Gateway sesuai dengan ip server.



Lalu masuk ke Command Prompt
Bisa dengan cara Run > cmd




Setelah masuk cmd, ketikan perintah seperti gambar dibawah
telnet [ip server]
contoh: telnet 192.168.1.20




Lalu ente bisa login seperti di server debian ente seperti biasa.

PERLU DIINGAT. Login di telnet tidak bisa langsung login sebagai root.
Harus login sebagai user, lalu ketika su untuk login sebagai root.




Kelebihan Telnet :
Kelebihan menggunakan telnet adalah user interface yang ramah, yang dimaksud ramah disini adalah ente bisa memberikan perintah jarak jauh (istilahnya remote) seolah-olah ente meneksekusi perintah pada command line pada komputer anda.

Kelemahan Telnet :
Kekurangan telnet adalah penggunaan NTLM authentication tanpa enkripsi sehingga memudahkan pencurian password oleh sniffers. Kalau ente adalah administrator sistem, saya sarankan ente menggunakan SSH pada pada Linux daripada Telnet untuk mengkonfigurasikan sistem ente.


Sekian penjelasan dari ane, jika aada kata ato cara yang salah tolong dimaafkan dan diberitahu letak kesalahannya. Kalo kurang jelas bisa ditanyakan melalui comment.

Agar kalian lebih mudah lagi ini ada video nya.
Mohon maaf jika ada kesalahan.

Artikel Terkait

0 Komentar untuk "Konfigurasi Telnet di Client (Part II)"

Ads

Ads 680 x 80
Back To Top